<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
  <channel>
    <title>customer-experience on #pripramudya</title>
    <link>https://pripramudya.my.id/blog/customer-experience/</link>
    <description>Recent content in customer-experience on #pripramudya</description>
    <generator>Hugo -- gohugo.io</generator>
    <language>en-US</language>
    <lastBuildDate>Mon, 13 Jul 2020 00:00:00 +0000</lastBuildDate><atom:link href="https://pripramudya.my.id/blog/customer-experience/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
    <item>
      <title>Apa itu Customer Experience (CX)? Bagaimana Cara Tingkatkan CX? (Panduan Lengkap)</title>
      <link>https://pripramudya.my.id/customer-experience/</link>
      <pubDate>Mon, 13 Jul 2020 00:00:00 +0000</pubDate>
      
      <guid>https://pripramudya.my.id/customer-experience/</guid>
      <description>Ketika Kamu baca judul di atas, kemungkinan Kamu berpikir:
&amp;ldquo;Customer Experience? Kan sama dengan Customer Service. Apa bedanya?
Beda.
Ya, kedua istilah tersebut sama dalam dalam hal mindset, yaitu &amp;lsquo;memberikan yang terbaik untuk pelanggan&amp;rsquo; &amp;ndash; Service Excellence.
Nah, sebelum melangkah lebih jauh, saya sarankan Kamu nonton video youtube tentang pelayanan pelanggan berikut, dijamin minimal mata Kamu akan berkaca-kaca (jangan sampai nangis yah).
Wow.
Sarah Fuller, manajer cabang Domino Pizza di Salem, Oregon, Amerika Serikat menyadari salah satu pelanggan loyal mereka, Kirk Alexander tidak pesan pizza selama 2 minggu (sumber: koin.</description>
    </item>
    
  </channel>
</rss>
